Postingan

Waktu

Setiap detik yang dikasih sama Allah saya kerjakan untuk apa? Apakah bermanfaat atau hanya sekedar angin hembusan semata. Saya seperti diburu waktu. Dia yang takkan pantas untuk disalahkan malah dijadikan tersangka atas kesalahan sendiri. Melihatnya hanya dengan setengah hati akan membuat hidup cuma sia sia. Lihatlah dengan luas. Jangan biarkan imajinasimu melempem hanya karna waktu. Dalam diam sedetikpun saya sebenrnya harus bersyukur bukan mengutuk diri. Apalagi mempermasalahkan hal yg disebut waktu. Kadang kebahagiaan pun akan diukur oleh waktu. Takkan kau dapatkan secuilpun kebahagiaan jika kau hanya mengukurnya dengan waktu. Nikmatilah detik ini, maka saya lebih tau bahagia seperti apa yg saya inginkan. Akhirnya, saya mengakui bahwa detik ini saya berbahagia walaupun belum mendaftar wisuda mei. Setidaknya apa yg saya repotkan ttg skripsi sudah selesai sampai disini.

Ada apa dengan adikku?

Adik. Satu kata yang memiliki banyak makna. Menyatakan persaudaraan, kasih sayang dan kenangan. Saat adik kecil, nampaknya si kakak sangat cemburu karna perhatian mama papa terfokus padanya. Tidakkah kita tahu bahwa ternyata dia lebih membutuhka  perhatian daripada kita. Lucunya dan manjanya selalu kita ingat meskipun kadang kita (kakak) kesal dengan tindakan 'ngambek' nya yang kadang jadi senjata dia yang bikin kita dimarahi mama papa. Semakin jauh perkembangannya ternyata adik masih harus diawasi. Terlebih lagi dia dalam masa remajanya. 'Labil' yang kita sering sebut sebgai fase dimana seorang remaja membutuhkan waktu mencari 'dia' yg sebenarnya. Semakin mereka ingin tahu, semkin juga mereka menemukan hal hal baru yang menurut mereka 'menyenangkan'. Hal ini akan menjadi postif jika yang dia maksud menyenangkan adalah kegiatan yg mendukung dan baik dalam tahapannya. Lain halnya dengan dia yg menemukan kegiatan negatif seperti 'merokok' atau ...
Check out this cool image made with PicsArt by me at http://picsart.com

lowongan SASTRA

Dibutuhkan Editor buku Anak&Remaja Kriteria: 1. Perempuan, usia maksimal 25 tahun 2. Pendidikan D3/S1 Sastra 3. Pengalaman sebagai editor 4. Kreatif dan berpikir terbuka 5. Memahami EYD 6. Mengikuti tren buku islami (khususnya buku anak&remaja) 7. Amanah 8. Berakhlak islami Kirim lamaran dan cv ke: psdm@gemainsani.co.id

Rindu - Tere Liye

sebuah buku yang menakjubkan dengan berbagai sudut pandang tentang `rindu'

konsep pernikahan (impian)

Gambar
hey guys. mari merencanakan konsep pernikahan sejak dini. meskipun belum ada si calon mempelai laki2 nya.. uyee dari konsep undangan, saya suka yang beda dengan konsep simple dan to the poin, yg pasti dengan nuansa konsep biru yang saya suka. lebih terlihat childish, tapi itu yg saya suka. nah, untuk gaun saya lebih suka yang menutup dada, karna semenjak hijrah dengan the real jilbab saya jadi ingin mengaplikasikannya pada pernikahan saya nanti ... seperti ini gaun pengantin impian saya  untuk taman dan dekorasi tempat saya lebih suka warna elegan seperti abu abu atau perak. karna lebih terlihat general tidak tabrak warna ..  taman ini terlihat sangat menarik dengan desain sederhana tidak overdosis dengan bunga sesimpel mungkin. 

Rindu Hujan

Mey, seorang pegawai kantor terburu-buru mengejar bus ke kantornya. Ia benar-benar kacau hari ini top to toe yang jika dilihat orang tak dikenal akan memanngilnya 'cewe sinting' hanya dengan kaus oblong lengan panjang dan celana jeans dengan robekan di bagian dengkul serta rambut panjang indah yg belum tersentuh shampo sejak seminggu yg lalu. mungkin jika ia tega mengibaskan rambutnhya maka seluruh orang2 yang ada didekatnya akan pingsan seketika. sampai akhirnya ia sampai di bus menuju kantornya, sambil melirik jam tangan sport biru, ia langsung menarik napas dan memegang handle atas agar tubuhnya tak jatuh saat bus mngerem mendadak. semua mata di bus memandangnya. ia bingung, adakah yg salah pada dirinya? tanyanya dalam hati. ia cuek sambil mnegeluarkan iphone dan headset dan berlalu dengan musik klasik kesayangannya. kantor sudah di depan mata. bayang2 deadline mengecam otaknya, namun dia tak seperti apa yg dilihat selalu riang seperti pagi menjelang siang ini di meja rapa...