Nama : Inas Ghina Nim : 1110026000008 Matkul : General Linguistics2 1. Pendahuluan Di dalam kehidupan sehari- hari, manusia tidak dapat dipisahkan dari bahasa. Secara umum, fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi sosial ( soeparno, 2002 ). Di mana ada sekelompok masyarakat, maka di sanalah terdapat bahasa. Maka tidak heran pula bahasa di setiap daerah memiliki kekhasan tersendiri. Bahasa yang digunakan oleh manusia sebenarnya sama saja dengan bahasa yang digunakan oleh binatang, sama- sama sebagai alat untuk berkomunikasi. Akan teteapi, pada hakikatnya suara yang dihasilkan oleh hewan hanyalah cara bagaimana mereka menyampaikan pesan kepada hewan sejenisnya. Noam Chomsky mengatakan ( dalam Jendra,2010 : 2 ) ketika kita mempelajari bahasa, kita sedang mendekati apa yang disebut sebagai ‘esensi manusia’. Yang khas dari pikiran yang...
SHEILA KHALIDAH WILDANUM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Bahasa dan Sastra Inggris Introduction Language origin is essentially important part of nation identity and history. Our beloved motherland, Indonesia known as maritime nations which have various tribes and argots. In this case, the diversity did not make a conflict but actually strengthen unity and integrity inside the nations. Sourced from third verse of “Youth Pledge” ( Sumpah Pemuda ) in 1982, which is states in old Indonesian language : “Kami poetera poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia” (“History of Youth Pledge”, 2011). According to this statement, Indonesianhave esthablished their mother language since 1982, a year before independence year which is in 1945. This means Indonesia have begun to cocern the position of linguistics in their nation. The process of language establishment in Indonesia can not be sparated from early form language of Indonesia, which as history said ...
Novel religi karya Gola gong yang terbit pada tahun 2008 ini mnegisahkan banyak cerita dibalik sebuah musibah. Fiksi yang tergolong masih baru ini, sudah diapresiasi oleh banyak kalangan dan mendapatkan sambutan baik setelah diterbitkan. Karya yang menyentuh dan membuka mata hati pembaca. Penceritaan bergaya remaja namun kedewasaan tak dipungkiri adanya. ‘Masalah itu bukan kita yang buat tapi Allah SWT yang menakdirkan untuk membuat kita menjadi kuat’ . sepenggal kalimat yang mampu saya kutip sebagai kesimpulan setelah membaca novel setebal 481 halaman dengan perincian latar dan tokoh yang sangat akurat. Novel ini beralur maju-mundur yang berarti banyak menceritakan kisah masa lalu di tengah-tengah novel. Alurnya sejalan dengan cerita yang dikisaahkan sesuai dengan tema nya ‘religius’ tidak mengada-ada. Kebanyakan novel islami yang bercerita terlalu berlebihan dan membuat pembaca bisa menebak cerita yang akan berakhir, berbeda halnya dengan Gola Gong yang mampu membua...
Komentar
Posting Komentar